Sabtu, 30 November 2013


“PENGARUH WARNA CAHAYA TERHADAP JUMLAH KEDATANGAN JENIS SERANGGA MALAM
DENGAN METODE LIGHT TRAP”
(Oleh Tim KIR MTs Nurul Islam Selok Awar-Awar Pasirian Lumajang)
Pembimbing: Agus Supriadi, S.Pd

        1.PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
                       Ekosistem yang ada di muka bumi ini sangat bervariasi. Bervariasinya ekosistem tersebut ternyata sangat mempengaruhi kehidupan flora dan fauna yang ada di sekitarnya. Pada ekosistem hutan hujan tropik sangat padat oleh aneka macam tumbuhan dari rumput sampai pohon yang sangat besar yang menyediakan banyak makanan pada serangga. Sedangkan pada ekosistem  rerumputan, tepi kolam, ataupun tumpukan kotoran hewan pun ternyata menyediakan habitat mikro bagi serangga.
                       Untuk mempelajari keanekaragaman serangga malam serta pilihan serangga  akan jenis warna cahaya yang paling di sukainya, maka peneliti mencoba mengetahuinya dengan melakukan penelitian mengenai” Pengaruh Warna Cahaya Terhadap Jumlah Jenis Serangga Malam Dengan Menggunakan Metode Light Trap”
1.2.  Rumusan Masalah
Berdasarkan diskripsi latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
Adakah Pengaruh Warna Cahaya terhadap Jumlah Kedatangan Jenis Serangga malam dengan mengunakan metode light trap?
1.3.  Tujuan
1.       Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat membantu di dalam mempelajari
Jenis serangga malam yang ada disekitar lokasi penelitian
2.       Di harapkan dalam penelitian ini dapat di pelajari pengaruh jenis cahaya terhadap kedatangan jenis serangga malam.
1.4. Manfaat Penelitian
Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dalam proses penelitian ini bagi siswa antara lain:
a.       Dapat membantu di dalam mempelajari jenis serangga tanah yang ada disekitar penelitian
b.      Dapat dipelajari pengaruh jenis warna cahaya terhadap kedatangan jenis serangga malam.
II.TINJAUAN PUSTAKA

         Light Trap merupakan metode koleksi serangga malam,untuk mengetahui distribusi dan keanekaragaman serangga malam. Perangkap ini disesuaikan dengan prilaku dan aktifitas  serangga sehar-hari, karena itu digunakanmetode Light Trap atau dengan menggunakan cahaya sebagai umpan untuk menarik kedatangan serangga.
         Cahaya di alam akan mempengaruhi aktifitas cahaya yang ditunjukan dengan cara mendekati sumber cahaya.Perilaku ini dapat disebut sebagai gerak fototaksis positif.

III. METODE PENELITIAN ; OBSERVASI
3.1. Lokasi Penelitian
        Lingkungan MTs Selok Awar-Awar Pasirian Mulai jam 19.00 s/d 20.30
        Jenis Penelitian : Diskriptif Eksplorasi
3.2. Populasi sampel dan intrumen penelitian
         Populasi dalam penelitian ini adalah seranggayang berada di lingkungan madrasah  yang menjadi instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri yang terus melakukan pengamatan terhadap perangkap serangga yang telah di pasang.
3.3.Metode Pengumpulan Data
Metode yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah (1). Metode Observasi yaitu mengamati serangga yang hinggap pada kain putih sebagai tempat pemantulan cahaya yang telah di buat. (2). Metode Identifikasi, yaitu mengidentifikasikan jenis serangga malam yang hinggap pada kain putih. (3). Metode Diskriptif, yaitu peneliti memaparkan dari hasil  observasi dan identifikasi yang telah dilakukan.
3.2. Analisis Data
Peneliti Light Trap adalah termasuk salah satu bentuk penelitian kualitatif, oleh karena itu bentuk analisis  datanya bersifat deskriptif Uraian Kalimat yang menggambarkan kenyataan dalam penelitian.
3.4. Alat Dan Bahan Dalam Penelitian     
1. Kain Putih 1 M2
2. Senter  3 buah





3. Kayu sebagai penyangga
4. Rafia
5. Plastik
6. Kertas Label
7. Mika Plastik warna Merah, Kuning, biru
9. Pines
10. Gunting

3.6.  Cara Kerja
             1. Menentukan Lokasi
             2. Menyiapkan Light Trap
             3. Memasang Sumber Cahaya ( dengan warna Normal, Merah, Kuning, dan Biru)
             4. Mengganti Warna Cahaya setiap 20 menit
             5. Mencatat setiap serangga yang datang hinggap di layar
             6. Mengambil sampel serangga yang hinggap untuk diidentifikasi

IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan

No
Warna Cahaya
Jumlah serangga /Kelompok
  Jml
Nama Serangga
     I
     II
   III
      I
      II
  IIII
1.
Netral

11
34
10
55
Ngengat,
Nyamuk,
Belalang, Kumbang
Mimik, lalat,
nyamuk
Lalat,
nyamuk
2.
Hijau

7
12
12
31
Kupu
Ngengat, lalat
Semut, nyamuk
Kumbang,
nyamuk
3.

Merah
3
11
1
15
Nyamuk
Nyamuk, mimik
belalang
4.
Kuning
2
11
3
16
Lalat, kumbang,
nyamuk
Mimik, nyamuk,
semut
Belalang, nyamuk,
kumbang




                     Berdasarkan data pengaruh warna cahaya terhadap jumlah kedatangan jenis serangga malam  dengan menggunakan metode Light Trap di atas maka dapat diketahui  bahwa warna cahaya mempengaruhi jumlah serangga malam yang datang. Hal tersebut dapat diketahui dalam tabel, bahwa dengan menggunakan warna cahaya  netral  jumlah serangga malam yang datang lebih banyak dibandingkan dengan warna cahaya hijau, kuning dan merah
  V. Kesimpulan dan Saran
a. Kesimpulan
                     Serangga malam lebih tertarik terhadap warna cahaya  Netral
Saran:
                Bagi Peneliti selanjutnya diharapkan penentuan lokasi lebih strategis artinya tidak ada cahaya lain selain lampu senter sebagai sumber cahaya.
VI. daftar Pustaka
1.       Kalshoven.LGE. 1981. The Pest Of Corp Crops In Indonesia . Jakarta : Ichtiar Baru

Daftar Nama Tim Peneliti:
Kelompok I                                               Kelompok 2                                              Kelompok III
1.       Ahdie Atid Dzikra                          1. Ahmad Syaridudin                              1.  Dewi Sinta
2.       Amelia Santinik                              2. Dahliyatul Ulum                                  2.  Iin Indahyani
3.       Felita Indah Sari                            3. Helen Farindah                                    3.  Karina Ihsana
4.       Intan Nur Wahida                          4. Siti Maisaroh                                        4.  Siti Maratus
5.       Sukma Putri                                    5.  Yuliani P.



0 komentar:

Posting Komentar