“PENGARUH WARNA CAHAYA
TERHADAP JUMLAH KEDATANGAN JENIS SERANGGA MALAM
DENGAN METODE LIGHT TRAP”
(Oleh Tim KIR
MTs Nurul Islam Selok Awar-Awar Pasirian Lumajang)
Pembimbing:
Agus Supriadi, S.Pd
1.PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Ekosistem
yang ada di muka bumi ini sangat bervariasi. Bervariasinya ekosistem tersebut
ternyata sangat mempengaruhi kehidupan flora dan fauna yang ada di sekitarnya.
Pada ekosistem hutan hujan tropik sangat padat oleh aneka macam tumbuhan dari
rumput sampai pohon yang sangat besar yang menyediakan banyak makanan pada
serangga. Sedangkan pada ekosistem
rerumputan, tepi kolam, ataupun tumpukan kotoran hewan pun ternyata
menyediakan habitat mikro bagi serangga.
Untuk
mempelajari keanekaragaman serangga malam serta pilihan serangga akan jenis warna cahaya yang paling di
sukainya, maka peneliti mencoba mengetahuinya dengan melakukan penelitian
mengenai” Pengaruh Warna Cahaya Terhadap Jumlah Jenis Serangga Malam Dengan
Menggunakan Metode Light Trap”
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan diskripsi latar belakang di
atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
Adakah Pengaruh Warna Cahaya terhadap
Jumlah Kedatangan Jenis Serangga malam dengan mengunakan metode light trap?
1.3. Tujuan
1.
Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat
membantu di dalam mempelajari
Jenis serangga malam yang ada disekitar
lokasi penelitian
2.
Di harapkan dalam penelitian ini dapat di
pelajari pengaruh jenis cahaya terhadap kedatangan jenis serangga malam.
1.4. Manfaat
Penelitian
Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh
dalam proses penelitian ini bagi siswa antara lain:
a.
Dapat membantu di dalam mempelajari jenis
serangga tanah yang ada disekitar penelitian
b.
Dapat dipelajari pengaruh jenis warna cahaya
terhadap kedatangan jenis serangga malam.
II.TINJAUAN
PUSTAKA
Light Trap merupakan metode koleksi
serangga malam,untuk mengetahui distribusi dan keanekaragaman serangga malam.
Perangkap ini disesuaikan dengan prilaku dan aktifitas serangga sehar-hari, karena itu
digunakanmetode Light Trap atau dengan menggunakan cahaya sebagai umpan untuk
menarik kedatangan serangga.
Cahaya di alam akan mempengaruhi
aktifitas cahaya yang ditunjukan dengan cara mendekati sumber cahaya.Perilaku
ini dapat disebut sebagai gerak fototaksis positif.
III. METODE
PENELITIAN ; OBSERVASI
3.1. Lokasi
Penelitian
Lingkungan MTs Selok Awar-Awar Pasirian
Mulai jam 19.00 s/d 20.30
Jenis Penelitian : Diskriptif
Eksplorasi
3.2. Populasi
sampel dan intrumen penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah
seranggayang berada di lingkungan madrasah
yang menjadi instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri yang terus
melakukan pengamatan terhadap perangkap serangga yang telah di pasang.
3.3.Metode
Pengumpulan Data
Metode yang
digunakan dalam proses penelitian ini adalah (1). Metode Observasi yaitu
mengamati serangga yang hinggap pada kain putih sebagai tempat pemantulan
cahaya yang telah di buat. (2). Metode Identifikasi, yaitu mengidentifikasikan
jenis serangga malam yang hinggap pada kain putih. (3). Metode Diskriptif,
yaitu peneliti memaparkan dari hasil
observasi dan identifikasi yang telah dilakukan.
3.2. Analisis Data
Peneliti Light
Trap adalah termasuk salah satu bentuk penelitian kualitatif, oleh karena itu
bentuk analisis datanya bersifat
deskriptif Uraian Kalimat yang menggambarkan kenyataan dalam penelitian.
3.4. Alat Dan
Bahan Dalam Penelitian
1. Kain Putih 1 M2
2. Senter 3 buah
3. Kayu sebagai
penyangga
4. Rafia
5. Plastik
6. Kertas Label
7. Mika Plastik
warna Merah, Kuning, biru
9. Pines
10. Gunting
3.6. Cara Kerja
1. Menentukan Lokasi
2. Menyiapkan Light Trap
3. Memasang Sumber Cahaya ( dengan
warna Normal, Merah, Kuning, dan Biru)
4. Mengganti Warna Cahaya setiap
20 menit
5. Mencatat setiap serangga yang
datang hinggap di layar
6. Mengambil sampel serangga yang
hinggap untuk diidentifikasi
IV.
Hasil Penelitian dan Pembahasan
|
No
|
Warna Cahaya
|
Jumlah
serangga /Kelompok
|
Jml
|
Nama
Serangga
|
||||
|
I
|
II
|
III
|
I
|
II
|
IIII
|
|||
|
1.
|
Netral
|
11
|
34
|
10
|
55
|
Ngengat,
Nyamuk,
Belalang, Kumbang
|
Mimik, lalat,
nyamuk
|
Lalat,
nyamuk
|
|
2.
|
Hijau
|
7
|
12
|
12
|
31
|
Kupu
Ngengat, lalat
|
Semut, nyamuk
|
Kumbang,
nyamuk
|
|
3.
|
Merah
|
3
|
11
|
1
|
15
|
Nyamuk
|
Nyamuk, mimik
|
belalang
|
|
4.
|
Kuning
|
2
|
11
|
3
|
16
|
Lalat,
kumbang,
nyamuk
|
Mimik,
nyamuk,
semut
|
Belalang,
nyamuk,
kumbang
|
Berdasarkan data pengaruh
warna cahaya terhadap jumlah kedatangan jenis serangga malam dengan menggunakan metode Light Trap di atas
maka dapat diketahui bahwa warna cahaya
mempengaruhi jumlah serangga malam yang datang. Hal tersebut dapat diketahui
dalam tabel, bahwa dengan menggunakan warna cahaya netral
jumlah serangga malam yang datang lebih banyak dibandingkan dengan warna
cahaya hijau, kuning dan merah
V. Kesimpulan dan Saran
a.
Kesimpulan
Serangga malam lebih
tertarik terhadap warna cahaya Netral
Saran:
Bagi Peneliti selanjutnya diharapkan
penentuan lokasi lebih strategis artinya tidak ada cahaya lain selain lampu
senter sebagai sumber cahaya.
VI. daftar Pustaka
1.
Kalshoven.LGE. 1981. The Pest Of Corp Crops In Indonesia . Jakarta : Ichtiar Baru
Daftar
Nama Tim Peneliti:
Kelompok I Kelompok 2 Kelompok III
1. Ahdie Atid Dzikra 1.
Ahmad Syaridudin 1. Dewi Sinta
2. Amelia Santinik 2. Dahliyatul Ulum 2.
Iin Indahyani
3. Felita Indah Sari 3.
Helen Farindah 3. Karina Ihsana
4. Intan Nur Wahida 4.
Siti Maisaroh 4. Siti Maratus
5. Sukma Putri 5.
Yuliani P.
RSS Feed
Twitter
18.05
adi s
0 komentar:
Posting Komentar